“Enam puluh orang di atas pasir, langit yang membara, dan pesta yang berlangsung hingga tengah malam. Persis seperti pernikahan yang kami bayangkan.” Mia, Sydney
Mia dan Tom terbang dari Sydney bersama enam puluh tamu untuk pernikahan yang sekaligus menjadi sebuah pesta. Seminyak adalah pilihan yang sudah jelas: pantai yang panjang untuk upacara, matahari terbenam sebagai latar ikrar, dan beach club di sebelah untuk melanjutkan perayaan hingga malam.
Kami mengamankan satu bentang pantai berizin dan menatanya dengan kain gantung serta lengkungan bambu, mengatur waktu upacara tepat pada golden hour. Saat pasangan ini bertukar ikrar, langit di belakang mereka berubah dari keemasan menjadi merah muda lalu jingga pekat. Begitu upacara selesai, para tamu langsung berpindah ke beach club di sebelah untuk makan malam, minuman, dan berdansa di atas pasir.
“Enam puluh orang di atas pasir, langit yang membara, dan pesta yang berlangsung hingga tengah malam,” kata Mia. “Persis seperti pernikahan yang kami bayangkan. Waktu matahari terbenamnya sempurna, dan kami sampai sekarang masih tidak tahu bagaimana mereka bisa menjalankannya semulus itu.”